Saham cuan
7/11/2024 11:06pm
Saham CUAN, atau PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, sedang mengalami tren menurun yang signifikan. Berikut adalah analisis kondisi saham ini:
1. **Trend Harga**: Harga penutupan terbaru saham CUAN adalah 9,200.00 pada tanggal 11 Juli 2024. Namun, saham ini telah mengalami penurunan signifikan sejak pekan terakhir, dengan harga terendah mencapai 7,800.00 pada tanggal 29 Mei 2024.
2. **Kondisi Pasar**: Saham CUAN telah menyentuh auto reject bawah (ARB) pada perdagangan sesi I Kamis (18/1/2024), dengan posisi penurunan sebesar 9,86% hingga Rp 9.825 per lembar saham. Hal ini menunjukkan adanya tekanan penurunan yang signifikan pada saham ini.
3. **Volume Transaksi**: Pada tanggal 18 Januari 2024, saham CUAN ditransaksikan sebanyak 451.500 lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,44 miliar. Hal ini menunjukkan adanya keaktifan yang tinggi di pasar saham CUAN.
4. **Kepemantauan Bursa**: Saham CUAN telah dipantau kembali oleh otoritas bursa setelah mengalami penurunan sebesar 6.000% pada tahun lalu. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan oleh otoritas bursa terhadap saham ini.
5. **Kondisi Perusahaan**: Tidak ada informasi tentang kondisi perusahaan yang mendasari penurunan harga saham ini. Namun, kondisi pasar secara umum dan kekhawatiran terkait risiko investasi saham dapat mempengaruhi harga saham.
6. **Analisis Teknikal**: Analisis teknikal menunjukkan bahwa saham CUAN telah memenuhi kriteria nomor 10, yaitu dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari 1 hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan. Hal ini menunjukkan bahwa saham CUAN masih dalam kondisi yang mempengaruhi pasar saham.
7. **Potensi Koreksi**: Saham CUAN memiliki potensi terkoreksi hingga Rp 1 atau satu perak, tergantung pada kondisi pasar dan keputusan otoritas bursa.
Dalam kesimpulannya, saham CUAN sedang mengalami tekanan penurunan yang signifikan dan sedang dipantau oleh otoritas bursa. Investasi dalam saham ini harus dilakukan dengan hati-hati dan harus dipertimbangkan bahwa harga saham dapat terus menurun.